Strategi yang Berwawasan Ruang

Strategi yang kuat bisa dilihat seperti Bangunan yang kokoh berdiri dengan penyangga-penyangganya yang kuat. Tentunya sebuah strategi harus menyangkup luas apa yang dipermasalahkan dalam ruang lingkup strategi tersebut. Dengan kata lain, strategi yang dibuat oleh lebih dari satu orang akan lebih baik dibanding dengan strategi yang dibuat oleh satu orang saja.

Strategi Pembangunan yang keempat yaitu Strategi yang Berwawasan Ruang. Strategi ini dikemukakan oleh Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab-sebab kurang mampunya daerah miskin berkembang secepat daerah yang lebih kaya/maju. Menurut mereka kurang mampunya daerah miskin berkembang secepat daerah maju dikarenakan kemampuan/pengaruh menyebar dari kaya ke miskin (spread effects) lebih kecil dari pada terjadinya aliran sumber daya dari daerah miskin ke daerah kaya (back-wash-effects). Perbedaan pandangan kedua tokoh tersebut adalah, bahwa Myrdall tidak percaya bahwa keseimbangan daerah kaya dan miskin akan tercapai, sedangkan Hirschman percaya, sekalipun baru akan tercapai dalam jangka panjang.

Referensi :

http://putrioktavianii.blogspot.com/2012/05/perkembangan-strategi-dan-perencanaan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s